ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA TIMUR TENTANG PENGEMBANGAN SMK MINI DI PONDOK PESANTREN

Maskuri Maskuri, Minhaji Minhaji

Abstract


Islamic education in the form of boarding school, in accordance with that nature will make efforts to improve and change the condition. As an oldest educational institution in Indonesia, boaring school get serious attention from various circles, both public and private. State, represented by the government as organizers and managers of constitutional must continually strive to make education policy in favor of the dynamics of education in boarding schools. Currently, Islamic boarding schools in Indonesia is not putting science knowledge separated into small part. However, the leaders and managers of boarding school have unify ' science knowledge ' as an integral part of the boarding school. In the system of education policy, the government and the autonomous regions have made the leap that is make proud of the boarding schools. East Java as the province with the second largest number of boarding schools after West Java has proved itself by producing educational policies that favor the development of boarding school. Local regulation Number 9, 2014 on the Implementation of Education became the legal basis for the implementation of Mini Vocational High School (SMK Mini) development program.

Full Text:

PDF

References


Agustino, L. (2008). Dasar-dasar kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.

Amtu, O. (2011). Manajemen pendidikan di era otonomi daerah: Konsep, strategi, dan implementasi. Bandung: Alfabeta.

Arifin, M. (2011). Kapita selekta pendidikan islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Bidang Dikmenjur dan PERTI. (2014). Pedoman teknis bantuan SMK Mini dalam pengembangan SMK di Pondok pesantren Tahun 2014. Jawa Timur: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Budiardjo, M. (2015). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Bukley, W. (tt) Sociology and modern system theory. Englewood Cliffs, N.J.: Prentice-Hall),

Bungin, B. (2014). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (edisi kedua). Jakarta: Prenada Media Group.

Buyung, B. (1986). Sistem administrasi negara Indonesia. Jakarta: Karunika.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2004). Profil pondok pesantren Mu’adalah. Jakarta: Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam dan Pondok Pesantren.

Departemen Pendidikan Nasional. (2010). Peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Jakarta: Sinar Grafika.

Departemen Pendidikan Nasional. (2014). Peraturan pemerintah nomor 32 tahun 2013 tentang perubahan pp nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan. Jakarta: Permata Press.

Departemen Pendidikan Nasional. (2014). Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Bandung: Citra Umbara.

Dhofier, Z. (1994). Tradisi pesantren: Studi tentang pendangan hidup kyai (cetakan keenam). Jakarta: LP3S.

Dinas Pendidkan Propinsi Jawa Timur. (2005). Musrenbang Jatim tahun 2015. Surabaya: Renstra Dinas Pendidikan Propinsi Jatim.

Efendi, N. (2014). Manajemen perubahan di pondok pesantren. Yogyakarta: Teras.

Fattah, N. (2012). Analisis kebijakan pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Foucault, M. (2002). Wacana kuasa/pengetahuan. Yogyakarta: Bentang Budaya.

Ghozali, I. (1954), Ihya’ Ulumuddin. Mesir: Darul Ihya, juz awal.

Haryatmoko. (2003). Etika politik dan kekuasaan. Jakarta: Kompas.

Jalal, F., & Supriadi, D. (2001). Reformasi pendidikan dalam konteks otonomi daerah. Jakarta: Depdiknas-Bappenas-Adicita Karya Nusa.

Madjid, N. (1997). Bilik-bilik pesantren. Jakarta: Paramadina.

Mahfud, C. (2016). Politik pendidikan Islam: Analisis kebijakan pendidikan Islam di Indonesia pasca orde baru. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Maliki, Z. (2010). Sosiologi politik, makna kekuasaan dan transformasi politik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Martono, N. Sosiologi perubahan sosial: Perspektif klasik, modern, posmodern, dan poskolonial, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2012),

Marzuki. Metodologi penelitian. (1983). Yogyakarta: FE UII.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif, terj. Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Moleong, L. J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif (Cet. Ke-21). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhajir, N. (1996). Metode penelitian kualitatif. Yogyakarta : Rake Sarasin.

Nasuka. (2005). Teori sistem, sebagai salah satu alternatif pendekatan dalam ilmu-ilmu agama Islam. Jakarta: Prenada Media.

Noor, J. (2015). Metodologi penelitian (cet. Keenam). Jakarta: Prenada Media Group.

Parsons, T., & Edward, A. S. Toward a general theory of action (Mass: Harvard University Press, 1951),

Pemerintah Daerah Jawa Timur. (2014). Peraturan daerah Jawa Timur nomor 9 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan. Surabaya: Pemerintah Daerah Jawa Timur.

Qomar, M. (2013). Strategi pendidikan Islam. Jakarta: Erlangga.

Ritzer, G., & Goodman, D. J. (). Teori Sosiologi: dari sosiologi klasik sampai perkembangan mutakhir teori sosial postmodern. Bantul: Kreasi Wacana, Penerjemah Nurhadi, cetakan ketujuh, 2011),

Saerozi, M. (2003). Politik pendidikan agama dalam era pluralisme: Telaah historis atas kebijakan pendidikan agama konvensional di Indonesia. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga.

Salahudin, M. (2013). Kebijakan pesantren Mu’adalah dan realisasinya di perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel.

Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2009). Undang-undang dasar negara Republik Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan.

Strauss, A. & Corbin, J. (2003). basics of qualitative research: Grounded theory procedur and techniques, terj. M. Shodiq. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Syafi’i, I. K. (2002). Sistem pemerintahan Indonesia. Jakarta; Rineka Cipta.

Sztompka, P. (2011). Sosiologi perubahan sosial (cetakan keenam). Jakarta: Prenada Media Group.

Tilaar, H. A. R. (2009). Kekuasaan dan pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Tilaar, H. A. R., & Nugroho, R. (2009). Kebijakan pendidikan, pengantar untuk memahami kebijakan pendidikan dan kebijakan pendidikan sebagai kebijakan publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Toha, M. (2012). Birokrasi pemerintah dan kekuasaan di Indonesia. Yogyakarta: Metapena Institut.

Usman, H. (1996). Organisasi: Teori praktek penelitian dan kasus. Bandung: Alfabeta.

Winarno, B. (2014). Kebijakan publik, teori, proses, dan studi kasus (cetakan kedua). Yogyakarta: Center of Academic Publishing Service, CAPS.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.