Pengembangan Bahan Ajar PAI dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together

  • Moh. Hafid Universitas Ibrahimy
  • Umi Khoiriyah Universitas Ibrahimy
Keywords: bahan ajar, model numbered heads together

Abstract

This Islamic Education Module contains learning plans, objectives, subject matter, steps of learning activities, assessment, worksheets and evaluations. Based on the responses and assessments that have been made, it can be concluded that the Islamic Education Module can help and facilitate the teacher in the learning process. During the group discussion activities, there was a tendency that the topic of the issues being discussed expanded so that many did not match the time specified. The advantages of using cooperative learning model numbered heads together are, a) Students who are taught with and in cooperative structures will obtain higher learning outcomes, b) Students who participate in cooperative learning will have higher self-esteem and motivation greater for learning.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andi, P. (2013). Panduan kreatif membuat Bahan Ajar Inovatif; Menciptakan Metode Pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, cet. V. Jogjakarta: Diva Press.
Andi, P. (2014). Pengembangan Bahan Ajar Tematik; Tinjauan Teoritis dan Praktik, cet. I. Jakarta: Kencana Pramediana Group.
Anita, L. (2010). Coopertive Learnng; Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas, Cet. VII. Jakarta : PT Grasindo.
Benny, A. P. (2009). Model dan Desain Sistem Pembelajaran, Cet. I. Jakarta : PT. Dian Priyadi.
Fajri, K., & Taufiqurrahman. (2017). Pengembangan Buku Ajar Menggunakan Model 4D dalam Peningkatan Keberhasilan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(1), 1–15. Retrieved from http://ojs.pps-ibrahimy.ac.id/index.php/jpii/article/view/60
Hartono, (2012). Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Agama Islam Berbasis Pembelajaran Tematik Pada Siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah. M.Pd.I, UIN Maliki Malang.
Ibnu, H. (2001). Musnad al-Imam Ahmad ibn Hambal, Cet.I. Mu’assasah Risalah.
Iif K. A. (2014). Pengembangan dan model Pembelajaran Tematik Integratif, cet.I. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Imas, K. (2014). Implementasi Kurikulum 2013; Konsep dan Penerapan, Cet. IV. Surabaya: Kata Pena.
Isjoni, (2010). Cooperative Learning; Efektifitas Pembelajaran Kelompok, Cet.III. Jakarta: Alfabeta.
Muhaimin, (2004) Paradigma Pendidikan Islam; Upaya mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di sekolah, Cet.III. Bandung: Rosda Karya.
Muhaimin, (2009). Rekonstruksi Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Nurhadi, (2003). Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya Dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Punaji, S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta; Kencana Prenada Media, Cet ke III, 2013.
Pupuh, F. & M. Sobri S. (2010). Strategi Belajar Mengajar Melalui Konsep Umum dan Konsep Islam, Cet. IV. Bandung: PT Refika Aditama.
Rohmat, M. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai, Cet. I. Bandung: Alfabeta.
Rusman, (2010). Model–model Pembelajaran; Mengembangkan Profesional Guru, Cet. I. Jakarta: PT. Raja Grafindo.
Sofan, A. & Iif K. A. (2010). Proses Pembelajaran Krearif dan Inovatif dalam Kelas, Cet.I. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Suprijono, A. Cooperative Learning; Teori dan Aplikasi PAIKEM, Cet. IV. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, tt.
Tim Penyusun Direktorat Pembina Sekolah Menengah Atas Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan menengah Depdiknas, (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.
Yanur, S. (2013). Desain Pembelajaran; Berbasis Pencapaian Kompetensi, Panduan Merancang pembelajaran untuk mendukung Implementasi Kurikulum 2013, Cet. I. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Published
2018-10-02