PROFESIONALISME KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA

Achmad Naim

Abstract


The learning process is considered successful when the ability to absorb the teaching material has reached high achievement, both individual and group and the behavior in the specific instructional objectives has been achieved by students. Teachers as learning designers have a role in designing learning to produce optimally students achievement. The headmaster as a leader has a role to create a conducive and controlled school so that produces the best graduates. This research tries to analyze about professionalism of headmaster and teacher in improving student achievement. In this study found the conclusion that the success of students can be achieved due to students’ internal factors and external factors such as environment, school leadership, teacher methods in teaching and learning climate. 


Keywords


kepemimpinan, kinerja guru, prestasi

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2005). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Atmodiwiro, S. (2005). Manajement pendidikan Indonesia. Jakarta: Ardadizya.

Bungin, B. (2008). Metodologi penelitian kuantitatif, Cet. III. Jakarta: Kencana Perdana media group.

Danim, S. (2005). Visi baru manajemen sekolah dari unit birokrasi ke lembaga akademik. Jakarta: PT. Bumi aksara.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Fatah, N. (2000). Landasan manajemen pendidikan. Edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnelly, J. H. (1997). Organization’s behavior structure, & processes. New York: McGraw Hill.

Greenberg, J. & Baron, R. (1993). Behavior in organization (five edition). New Jersey: Prentice Hall.

Hafid, M. (2017). Pengaruh Motivasi dan Kompetensi Guru Terhadap Kinerja Guru Sekolah dan Madrasah di Lingkungan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 1(2), 307.

Hamalik, O. (2002). Psikologi belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo,.

Hamalik, O. (2009). Psikologi belajar dan mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo offset.

Handoko, H. (1995). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. Yogyakarta: BPFE.

Kelvin, S. (2008) Pembelajaran dan instruksi pendidikan, manajemen mutu psikologi pendidikan pera pendidik. Cet III, Jogjarta: IRCisoD.

Krejcie, R. V., & Morgan, D. W. (1970). “Ditermining sample size for research activities”, Educational and Psychological Measurment. Vol. 30: 607-610.

Mardapi, D. (2008). Teknik penyusunan instrumen tes dan nontes. Yogyakarta: Mitra Cendikia press

Mulyasa, E. (2005). Menjadi kepala madrasah profesional dalam konteks menyukseskan MBS dan KBK. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2006). Standart kompetensi dan sertifikasi guru. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Nurkholis. (2003). Manajemen berbasis sekolah. Jakartal Grasindo.

Pace, R. W. & Faules, D. F. (1998). Komunikasi organisasi meningkatkan kinerja perusahaan. Editor : Deddy Mulyana. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pidarta, M. (1996). Pemikiran tentang supervisi pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara

Robbins, S. (1998). Perilaku organisasi: konsep, kontroversi dan aplikasi; Alih Bahasa: Hadyana Pujaatmaka. Jakarta: PT Prenhallindo.

Siagian, S. P. (1992). Fungsi-fungsi manajerial. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara

Siagian, S. P. (2002). Kiat meningkatkan produktifitas kerja. Jakarta: PT. Renika Cipta.

Slameto. (2003). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Asdi Mahasatya.

Sudjana, N. (2005). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sukarno. (t.t). Pelayanan dan model pembelajaran anak berkesulitan belajar. Surakarta: UNESA Press.

Supriyoko. K. ”Oemar Bakrie” Menurunkan Menterinya. Diakses dari : http://www .kompas.com/index.pnp/kompas2Dcetak/0304/nasional/-243322.htm tanggal 20 Maret 2011.

Suwardi. (2007). Manajemen pembelajaran: menciptakan guru kreatif dan berkompetensi. Surabaya: PT. Temprina Media Grafika.

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 tahun 2003, pasal 51, ayat 1.

Usman, H., & Setiady, A. P. (2006). Metodologi penelitian sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, U. (2002). Menjadi guru professional. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Wahjosumidjo. (2005) Kepemimpinan kepala madrasah, tinjauan teoritik dan permasalahannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Perkasa.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.