Pesantren Terpadu Sebagai Solusi Problematika Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi

  • Vialinda Siswati Institut Agama Islam Ibrahimy Situbondo
Keywords: pesantren terpadu, problematika PAI, era globalisasi

Abstract

This article discussed about pesantren-based Islamic integrated education with the concept of integrated learning. Pesantren became great expectations of Muslims in the globalization era. Disclosure of pesantren of accepting modernization is regarded as a turning point Muslim recovery from the downturn. Pesantren who developed a system of public schools and Madrasah Diniyah as supporting educational institutions, regarded as the right system to develop professionalism, knowledge and noble character.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bruinessen, M. V. (2012). Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat. Yogyakarta: Gading Publishing.
Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sisten Pendidikan Pesantren. Jakarta: INSIS.
Muhaimin. (2006). Nuansa Baru Pendidikan Islam Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo.
Muhaimin. (2009). Kontruksi Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam Upaya mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Nasir, R. (2005). Mencari Tipologi Format Pendidikan Ideal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tafsir, A. (2013). Ilmu Pendidikan Islami. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Umiarso. & Zazin, Z. Pesantren ditengah arus Mutu Pendidikan. Semarang: Rasail Media Group.
Published
2018-04-02
How to Cite
Siswati, V. (2018). Pesantren Terpadu Sebagai Solusi Problematika Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(2), 123-138. https://doi.org/10.35316/jpii.v2i2.67